Showing posts with label Betta fish food. Show all posts
Showing posts with label Betta fish food. Show all posts

Monday, 22 August 2016

Cara Merawat Anak Ikan Cupang

Anak Ikan Cupang
Setelah berhasil membiakkan ikan cupang dengan proses perkawinan seperti pada artikel sebelumnya : cara mengawinkan ikan cupang, biasanya anakan ikan cupang dipelihara oleh pejantan, namun sebisa mungkin tidak membiarkan anak cupang (burayak) dibiarkan dan diserahkan pada pejantan untuk waktu yang lama, untuk menjaga kemungkinan dimangsa atau dimakan sendiri.

Kasus indukan memakan anakan sendiri (kanibal) sudah biasa pada jenis ikan ini, terlebih dalam kondisi terpaksa, misalnya karena kurang makan atau stres sehingga induk akan menyerang anakan. Karena itu sebaiknya setelah telur menetas pejantan segera dipisahkan setelah beberapa hari, setelah sebelumnya indukan juga sudah diangkat dan ditempatkan pada wadah yang lain.

Jenis Dan Macam-macam Ikan Cupang

Untuk selanjutnya perawatan bisa dilakukan sendiri dengan memberi makan berupa jentik nyamuk atau kutu air.

Berikut ini cara memelihara dan merawat anak ikan cupang serta makanan anak ikan cupang kecil:

1. Mengangkat Pejantang dari pemijahan
Pengangkatan ini bisa dilakukan setelah 4 hari sejak telur menetas atau bisa lebih lama misalnya 2 minggu tergantung sikap pejantan dalam merawat anaknya. Biasanya penjantan yang baru saja dikawinkan dan belum berpengalaman memilihara anakannya sendiri, akan menyantap anaknya sendiri, jika tidak banyak anakan yang mati berarti pejantan bisa merawat anaknya dengan baik

2. Setelah Pejantan Diangkat
Setelah pejantan dipisahkan dari tempat pemijahan, selajutnya bisa memberi makan berupa jentik atau kutu air. Pemberian pakan ini juaga perlu hati-hati. 2 hari sejak menetas biarkan saja jangan diberi makan

3. Telur Rebus
Makanan ikan cupang yang baru berumur tiga hari bisa diberi makan berupa telur rebus ambil kuningnya saja hngga usia 8-10 hari

4. Jentik Nayamuk
Setelah usia 8 hari anakan cupang bisa diberi makan jentik nyamuk (cuk), cacing sutera atau kuti air. Bisa diberikan secara bergantian selama 4 minggu. Setelah 4 minggu bisa meberinya cacing sutera saja atau makanan yang lebih mudah didapatkan.

5. Kebersihan
Kebersihan air sangat menentukan keberhasilan saat memelihara anak cupang. Pastikan untuk selalu mengantinya 3 hari sekali. Tapi pada minggu pertama setelah telur menetas jangan diganti karena anakan masih rentan dan lemah.

6. Suhu Air
Untuk menjaga suhu air tetap stabil berikan enceng godok yang berfungsi sebagai tampat anakan berenang dan bersembunyi.  Pemberian enceng gondok dalam kolam atau aquarium pemijahan sangat penting dilakukan untuk menstabilkan perubahan suhu air dalam aquarium sekaligus sebagai peneduh bagi anakan ikan.

Langkah-langkah cara merawat anak ikan cupang yang seperti telah disebutkan diatas, jika dilakukan dengan benar akan menghasilkan anak ikan cupang sehat dengan tingkat keberhasilan 70 persen.

Jenis Makanan Ikan Cupang

Macam-Macam Jenis Makanan Ikan Cupang – Di tempat penangkaran atau pemeliharaan seperti akuarium atau kolam, kebutuhan gizi ikan cupang harus dipenuhi penangkar atau pemeliharanya. Zat gizi yang dibutuhkan ikan antara lain protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin. Salah satu zat yang harus tersedia untuk ikan cupang adu dan ikan hias adalah protein.

* Protein yang dibutuhkan minimal 45% protein.
* Lemak dibutuhkan untuk metabolisme energi dan memperbaiki struktur sel di dalam tubuhnya.
* Karbohidrat dibutuhkan sebagai sumber energi.
* Mineral terdiri dari 22 macam

– mineral utama sebanyak 7 macam yaitu:
fosfor (P), kalsium (Ca), kalium (K), natrium (Na), klorin (Cl), magnesium (Mg), sulfur (S).

– mineral tambahan sebanyak 15 macam:
besi (Fe), seng (Zn), tembaga (Cu), mangan (Mn), iodin (I), fluorin (F), kobalt (Co), molibdenum (Mo), selenium (Se), kromium (Cr), nikel (Ni), tin (Sn), silikon (Si), vanadium (V), arsen (As).

*Vitamin komponen yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Secara umum kekurangan vitamin menyebabkan turunnya nafsu makan ikan cupang, terhambat pertumbuhan, dan pudarnya warna tubuh.

ikan cupang adu yang dipertarungkan dikatakan bertubuh ideal jika tubuhnya bulat dan tidak terlalu tebal. Lebar tubuh hampir sama dengan lebar sirip perut sehingga tampak gagah.

Membentuk tubuh ideal dimulai sejak ikan cupang masih burayak. Caranya dengan mengatur pakan yang harus di konsumsi.


A. Pakan Alami
pakan ikan cupang adu – Pakan alami berarti pakan yang berasal dari alam tanpa proses lanjutan.

1. Jenis pakan alami
Kutu air (daphnia), jentik nyamuk (cuk), infusoria, cacing sutera atau cacing rambut atau cacing darah (blood woorm), dan udang renik (artemia salina).

a. Infusoria
Infusoria adalah jasad renik yang berukuran sangat kecil , hanya sekitar 0,04 – 0,1 mm dan merupakan pakan alami yang baik untuk anak ikan cupang pada awal kehidupannya.

b. Kutu air.
Kutu air biasanya diambil dari air yang tergenang. Hidupnya berkoloni , berwarna merah.

c. Jentik nyamuk.
Seperti kutu air, jentik nyamuk juga biasanya di ambil dari air yang tergenang. Baik itu selokan dan sebagainya.Untuk burayak cupang adu yang berumur 3 – 4 bulan biasanya diberikan jentik nyamuk yang halus. Pemberian jentik nyamuk sebaiknya secara teratur, agar ikan cupang tidak berkembang terlalu cepat. Pemberian pakan yang paling tepat antara pukul 07.00 -08.00 dan pukul 16.00 -17.00.

d. Cacing sutera.
Cacing sutera biasanya tidak diberikan pada ikan cupang adu hasil penangkaran. Karena cacing sutera dapat membuat ikan menjadi gemuk yang mengakibatkan sisik menjadi lunak dan mudah lepas serta gerakannya menjadi lambat. Akan tetapi cacing

B. Pakan Buatan
Sebenarnya pakan buatan tidak layak diberikan untuk burayak, anak ikan, maupun cupang adu muda. Namun pakan buatan ini dapat menjadi alternatif saat pakan alami sulit ditemukan. Biasanya hal ini terjadi pada saat musim kemarau.

Contoh pakan buatan: tubifex form. Pakan buatan ini dibuat dengan bahan cacing sutera yang di fermentasi.

Pemberian pakan ikan biasanya dilakukan 2 – 3 kali sehari dan usahakan ikan mrnghabiskan pakan dalam waktu 10 – 15 menit. Cupang adu yang di pelihara harus dibatasi naluri makan sampai kenyang. Usahakan cupang jangan terlalu kenyang. Selain itu usahakan pakan yang diberikan harus habis, karena sisa pakan akan mengotori air yang dapat menyebabkan cupang adu terjangkit penyakit,


E-mail Newsletter

Sign up now to receive breaking news and to hear what's new with us.

Recent Articles

© 2014 Student Betta fish. WP themonic converted by Bloggertheme9. Powered by Blogger.
TOP